"DEAR ARWIN"
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
"When I hug you tight. Really tight; The time not stop, it just speechless."
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
"Ketidakperdulian orang-orang disekitarmu adalah tamparan, yang belum pun mengena ke wajahmu, sudah terasa perihnya."
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
"Egomu. Semoga runtuhlah ia oleh hati yang penyabar. Sebab jika di kepalamu ia terlalu tinggi, rubuhnya akan mencelakai banyak orang."
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
Aruka in action. “Hitomi no Juunin, kitter kudasai!” @ Bunkasai Universitas Sumatera Utara. 23 Maret 2013
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
Pekan Budaya Jepang (BUNKASAI) Universitas Sumatera Utara. 23 Maret 2013.
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
Pekan Budaya Jepang (BUNKASAI) Universitas Sumatera Utara. 23 Maret 2013.
By deararwin Posted on Sunday, 31 March 2013
Pekan Budaya Jepang (BUNKASAI) Universitas Sumatera Utara. 23 Maret 2013.
By deararwin Posted on Sunday, 2 December 2012
"Aku melihatmu dengan menutup mata. Hanya agar tak ada yang mengganggu pikiran, ketika aku berdoa."
via: Arwin
By deararwin Posted on Sunday, 2 December 2012
"Kehilangan dan setelahnya, kadang bisa menjadi pencipta tenaga yang sangat kuat. Seperti aku ingin merubuhkan gunung, ketika ku tau kau ada dibaliknya."
via: Arwin
By deararwin Posted on Sunday, 2 December 2012
Langkah
Pada kaki sendiri aku berdiri. Dan pada hatimu aku berpegangan. Dari lantai dunia, yang licinnya dapat membuat terpeleset atau bahkan jatuh tersungkur. Terlebih dahulu aku berpikir sebelum aku melangkah. Agar ketika berjalan, aku tau harus kemana langkahku akan berhenti. Sebab segala perjalanan hanya membutuhkan satu tujuan dimana kakiku akan berhenti untuk waktu yang lama. Selama aku bisa berusaha berjalan, sejauh apapun aku melangkah, aku akan bertahan melangkah. Namun Tuhan tidaklah mencipta dunia ini untuk aku berjalan sendiri. Itulah Maha-baiknya Ia, bagaimana agar aku tidak menjadi seseorang yang egois. Begitupun, jika disuruhnya aku berjalan seorang diri dan sangat lama, aku akan berjalan di atas kakiku sendiri. Menahan aspal yang panas. Menahan untuk tidak menangis dari diri yang sebenarnya cengeng. Tapi aku bukanlah yang serba tahu. Maka dengan itu, kadang aku juga mengikuti jejak langkahmu yang dapat menjadi petunjuk kemana aku harus berjalan. Jika itu pun kemudian hilang, barulah aku meminta Tuhan, agar ia memapah tubuhku.
30 Pages
Powered by Tumblr
Theme Design by: John Charles Miller
"Just the Basics", © 2011
About
![]()
Tweets
Stuff I like
Halo deararwin,
Hahaha, ya, tentu aku ingin menciptakan aku dalam benakmu. Aku tidak yakin apakah seru jika orang duduk saat aku duduk dan kemudian...